Baim Wong baru-baru ini menceritakan insiden saat kedua anaknya, Kenzo dan Kiano, diantar ke kediaman Paula Verhoeven. Momen tersebut terjadi setelah Paula mengungkapkan sulitnya bertemu dengan buah hatinya. Namun, saat bertemu, Kenzo dan Kiano justru menangis dan meminta pulang bersama sang ayah.
“Pernah Kiano dan Kenzo diantar ke Paula, anaknya minta balik lagi sama Baim sambil menangis. Kalau sudah seperti itu, siapa yang disalahkan?” ungkap Fahmi Bachmid, kuasa hukum Baim Wong, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jumat (14/2).
Fahmi menyebut Baim telah mencoba berbagai cara agar anak-anaknya tetap bisa bertemu dengan Paula. Salah satu upayanya adalah mengantar anak-anak ke kediaman Paula sesuai permintaan sang model. Namun, hasilnya anak-anak terlihat tidak betah dan meminta untuk kembali.
“Saya tidak tahu seberapa sering hal ini terjadi, tapi Baim sudah mencoba mengantarkan anak-anak ke Paula. Sayangnya, mereka minta pulang lagi,” jelas Fahmi.
Melihat situasi tersebut, Fahmi menyarankan agar Paula mengubah pendekatan dalam berinteraksi dengan anak-anaknya agar mereka merasa lebih nyaman dan terbuka.
“Anak-anak jangan dipaksa. Kalau mereka menolak, coba ajak mereka dengan cara yang lembut dan menyenangkan. Ini untuk menghindari trauma atau tangisan,” imbuhnya.
Tak lama setelah kabar ini beredar, Paula Verhoeven mengunggah sebuah video di akun Instagramnya yang menyinggung soal fitnah. Dalam video tersebut, ia menyampaikan bahwa diam adalah cara terbaik menghadapi tuduhan tidak benar.
“Jika difitnah, jangan sibuk klarifikasi. Cukup diam dan biarkan Allah yang membela dengan caranya,” tulis Paula dalam unggahan itu.
Ia menambahkan, “Fitnah ibarat surat salah kirim. Nantinya, surat itu akan kembali kepada pemiliknya.”
Saat ini, proses perceraian antara Baim Wong dan Paula Verhoeven masih berlanjut. Dalam sidang terbaru, Paula diketahui telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung.